Skip to main content

RE-VIEW' DIRI DI TAHUN YANG BARU, PERLUKAH?

Catatan apa selama tahun yang baru lalu tentang diri saya yg 'mendominasi' buku yg ditulis malaikat di surga?

Masihkah saya 'menduakan' DIA?

Apa saya masih suka 'bersandiwara'? masih suka berpura-pura?

Apakah masih selaras pikiran, perkataan dan perbuatan saya sampai sejauh ini?

Apakah saya semakin memikirkan diri, bersimpati dan hanya memelihara diri, yg semuanya itu tanda bahwa saya sedang kehilangan percaya saya kepadaNYA?

Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :

Tahun baru telah dimulai. Apa catatan tahun terakhir dalam kehidupan kristenmu? Apa yang tercatat di surga ttg dirimu?

Saya (EGW) memohon engkau untuk berserah tanpa syarat kepada Tuhan.

Masihkahkah hatimu terbagi? Berikan sepenuhnya kepada Tuhan sekarang.

Buatlah sejarah kehidupan yang berbeda dari masa2 yg lalu. Rendahkan hatimu di hadapan Tuhan.

“Berbahagialah orang yang menanggung pencobaan: karena ketika dia dicobai, dia akan menerima mahkota kehidupan, yang Tuhan telah janjikan kepada mereka yang mengasihi Dia.”

Singkirkan kepura-pura'an. Bertindaklah sederhana dari dirimu.

Jujurlah dalam setiap pemikiran dan perkataan dan perbuatan, dan “dalam kerendahan hati biarlah masing-masing menghargai orang lain lebih baik daripada dirimu sendiri.”
Sifat moral perlu diperkuat dengan kewaspadaan dan doa yang tak berkeputusan.

Selama engkau memandang kepada Kristus, engkau aman; tetapi pada saat engkau memikirkan pengorbanan dan kesulitanmu sendiri dan mulai bersimpati dan memelihara diri sendiri, engkau sedang kehilangan kepercayaan pada Tuhan dan berada dalam bahaya besar.

Tulisan aslinya :

A new year has commenced. What has been the record of the past year in your Christian life? How stands your record in heaven? I entreat you to make an unreserved surrender to God. Have your hearts been divided? Give them wholly to the Lord now. Make a different life history the coming year from that of the past. Humble your souls before God. “Blessed is the man that endureth temptation: for when he is tried, he shall receive the crown of life, which the Lord hath promised to them that love Him.” Put away all pretense and affectation. Act your simple, natural self. Be truthful in every thought and word and deed, and “in lowliness of mind let each esteem other better than themselves.” Ever remember that the moral nature needs to be braced with constant watchfulness and prayer. As long as you look to Christ, you are safe; but the moment you think of your sacrifices and difficulties, and begin to sympathize with and pet yourself, you lose your trust in God and are in great peril. {4T 521.4}

Comments

Popular posts from this blog

Adakah makanan yang bahaya bagi kesehatan & memicu kejahatan moral ?

Sdr/i, benarkah reformasi kesehatan terkait dengan hal menginjil ? benarkah reformasi kesehatan terkait dengan pekabaran utama  gereja advent yakni pekabaran tiga malaikat ? benarkah makan daging buruk bagi kesehatan ? memicu kejahatan moral ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : "Kebenaran masa kini terletak pada reformasi kesehatan, sama pentingnya dengan hal-hal penting terkait penginjilan" "Reformasi kesehatan adalah bagian penting dari pekabaran malaikat ketiga" "Inspirasi telah datang kepada saya selama bertahun-tahun bahwa makan daging tidak baik bagi kesehatan atau moral" "Kejahatan moral dari kebiasaan makan daging tidak kurang bahayanya dibanding penyakit fisik. Makan daging berbahaya bagi kesehatan, mempengaruhi tubuh, memiliki efek pada pikiran dan jiwa" Tulisan aslinya: "Present truth lies in the work of health reform as verily as in other features of gospel work." 6T 327 "The health reform is an ...

Hanya Yesus Kristus yang mampukan saya taat pada hukum Allah, 'gak ada yg lain yg bisa?

Oleh pengorbanan Anak Allah, Yesus Kristus, sebuah jalan terbuka di mana saya dapat kembali kepada Allah. Melalui kasih karunia Kristus saja, saya dapat dimampukan untuk taat pada hukum Bapa ? Melalui kasih karunia Kristus saya akan hidup dalam ketaatan pada hukum Allah yang ditulis di hati saya. Memiliki Roh Kristus, saya akan berjalan seperti Kristus berjalan ? Hukum Allah sudah ada sebelum penciptaan manusia kalau tidak Adam tidak bisa berdosa. Setelah pelanggaran Adam asas-asas hukum tidak diubah, tetapi secara pasti diatur dan diekspresikan untuk menemui manusia dalam kondisi kejatuhannya.  Kristus, dalam berunding dengan Bapa-Nya, menetapkan sistem persembahan korban: bahwa kematian, alih-alih datang ke si pelanggar, namun dialihkan kepada korban yang seharusnya menggambarkan persembahan yang besar dan sempurna dari Anak Allah.  Melalui godaan2 Setan, seluruh umat manusia telah menjadi pelanggar hukum Allah, tetapi oleh pengorbanan Anak-Nya sebuah jalan terbuka di mana m...

Ukuran kasih Allah adalah Kristus, Anak Allah, satu-satunya, yang DIA kurbankan bagi saya yang hanyalah debu tanah

Hukum Allah, kekal, kasih, karakterNYA, kudus, adil, baik, ekspresi pikiran dan kehendakNYA ? Mengubah hukum Allah = menyangkal Allah ? Saya siap menerima sang Penghibur; saya membuka pintu hati dan mengundang Juruselamat masuk ? Semoga roh Kristus, kasih Allah, menghibur hati saya, mengusir kegelapan, menyingkirkan kekuatan tipu musuh, masuk ke dalam jiwa saya, agar saya dapat duduk bersama di tempat-tempat surgawi bersama Kristus Yesus ? Kasih adalah atribut surgawi. Hati saya tidak dapat menghasilkannya. Tumbuhan surgawi ini hanya tumbuh di tempat Kristus berkuasa dalam hidup saya ? sudahkah Kristus Terutama & Pertama dalam hidup saya sekarang, jika belum maka sesungguhnya saya belum punya kasih yang ori ? Hukum Allah, pada hakikatnya, tidak berubah. Itu adalah wahyu dari kehendak dan karakter Pengarangnya.  Allah adalah kasih, dan hukum-Nya adalah kasih.  Dua prinsip besarnya adalah kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia.  “Kasih adalah pemenuhan hukum.” Roma...