Oleh pengorbanan Anak Allah, Yesus Kristus, sebuah jalan terbuka di mana saya dapat kembali kepada Allah. Melalui kasih karunia Kristus saja, saya dapat dimampukan untuk taat pada hukum Bapa ?
Melalui kasih karunia Kristus saya akan hidup dalam ketaatan pada hukum Allah yang ditulis di hati saya. Memiliki Roh Kristus, saya akan berjalan seperti Kristus berjalan ?
Hukum Allah sudah ada sebelum penciptaan manusia kalau tidak Adam tidak bisa berdosa. Setelah pelanggaran Adam asas-asas hukum tidak diubah, tetapi secara pasti diatur dan diekspresikan untuk menemui manusia dalam kondisi kejatuhannya.
Kristus, dalam berunding dengan Bapa-Nya, menetapkan sistem persembahan korban: bahwa kematian, alih-alih datang ke si pelanggar, namun dialihkan kepada korban yang seharusnya menggambarkan persembahan yang besar dan sempurna dari Anak Allah.
Melalui godaan2 Setan, seluruh umat manusia telah menjadi pelanggar hukum Allah, tetapi oleh pengorbanan Anak-Nya sebuah jalan terbuka di mana mereka dapat kembali kepada Allah. Melalui kasih karunia Kristus mereka dapat dimampukan untuk taat pada hukum Bapa. Jadi di setiap zaman, dari tengah-tengah kemurtadan dan pemberontakan, Allah mengumpulkan orang-orang yang benar kepada-Nya — orang-orang yang “di dalam hatinya ada hukum-Nya”. Yesaya 51: 7. {PP 338.2}
Melalui kasih karunia Kristus kita akan hidup dalam ketaatan pada hukum Allah yang ditulis di hati kita. Memiliki Roh Kristus, kita akan berjalan seperti Dia berjalan.
The law of God existed before the creation of man or else Adam could not have sinned. After the transgression of Adam the principles of the law were not changed, but were definitely arranged and expressed to meet man in his fallen condition. Christ, in counsel with his Father, instituted the system of sacrificial offerings: that death, instead of being immediately visited upon the transgressor, should be transferred to a victim which should prefigure the great and perfect offering of the Son of God. {ST March 14, 1878, par. 3}
Through Satan’s temptations the whole human race have become transgressors of God’s law, but by the sacrifice of His Son a way is opened whereby they may return to God. Through the grace of Christ they may be enabled to render obedience to the Father’s law. Thus in every age, from the midst of apostasy and rebellion, God gathers out a people that are true to Him—a people “in whose heart is His law.” Isaiah 51:7. {PP 338.2}
Through the grace of Christ we shall live in obedience to the law of God written upon our hearts. Having the Spirit of Christ, we shall walk even as He walked. {PP 372.2}
Comments
Post a Comment