Skip to main content

Tahukah saya, Yesus Kristus, saat hidup di dunia bukanlah Seorang yang 'minta dipuji/ dielu-elu/ dikagum-kagumi'


Yesus Kristus tidak punya 'backing' tentara, Yesus Kristus tidak berlaku seperti penguasa, DIA juga tidak punya relasi/koneksi 'orang2 hebat' dunia, orang2 demikian bukan tipeNYA

DIA hanya Seorang yang biasa2 saja, bahkan sedikit temanNYA, DIA bukan Seorang yang populer dimata dunia.

Karena Yesus Kristus adalah TUHAN saya, sejak tahu tulisan ini saya juga mau seperti DIA, apa yang jadi kriteriaNYA juga jadi kriteria saya, apa yang DIA suka, saya juga suka & apa yang DIA tidak suka, saya juga tdk suka, karena saya mauYesus Kristus jadi Sohib saya.

Sudahkah saya jadi orang Kristen yang sesuai dengan kriteriaNYA (orang Kristen yang murni & mencintai) ?

Terjemahan bebas roh nubuat menjelaskan :

Yesus tidak mencari kekaguman atau tepuk tangan dari dunia. Dia tidak memerintah tentara, Dia tidak memerintah kerajaan duniawi.

Dia melewati orang kaya dan dihormati dunia. Dia tidak bergaul dengan para pemimpin bangsa.

Dia bergaul dengan orang2 rendah'an.

Dari semua penampilan, Dia hanyalah seorang yang rendah hati, dengan sedikit teman.

Karena itu Dia berusaha untuk memperbaiki standar palsu dunia dalam menilai manusia. Dia menunjukkan bahwa mereka tidak dapat dinilai hanya dari penampilan luar mereka.

Nilai moral mereka tidak ditentukan oleh harta duniawi mereka, real estate atau saham bank mereka.

Adalah hati yang rendah hati, penyesalan, yang dihargai oleh Allah.

Dengan Dia tidak ada rasa hormat dari orang.

Atribut yang paling Dia hargai adalah kemurnian dan cinta dan ini hanya dimiliki oleh orang Kristen.

Tulisan aslinya :

Jesus did not seek the admiration or applause of the world. He commanded no army, He ruled no earthly kingdom. He passed by the wealthy and honored of the world. He did not associate with the leaders of the nation. He dwelt among the lowly of the earth. To all appearances He was merely a humble man, with few friends. Thus He sought to correct the world’s false standard of judging the value of men. He showed that they are not to be estimated by their outward appearance. Their moral worth is not determined by their worldly possessions, their real estate or bank stock. It is the humble, contrite heart that God values. With Him there is no respect of persons. The attributes that He prizes most are purity and love, and these are possessed only by the Christian. {SWk 10.1}


Comments

Popular posts from this blog

Adakah makanan yang bahaya bagi kesehatan & memicu kejahatan moral ?

Sdr/i, benarkah reformasi kesehatan terkait dengan hal menginjil ? benarkah reformasi kesehatan terkait dengan pekabaran utama  gereja advent yakni pekabaran tiga malaikat ? benarkah makan daging buruk bagi kesehatan ? memicu kejahatan moral ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : "Kebenaran masa kini terletak pada reformasi kesehatan, sama pentingnya dengan hal-hal penting terkait penginjilan" "Reformasi kesehatan adalah bagian penting dari pekabaran malaikat ketiga" "Inspirasi telah datang kepada saya selama bertahun-tahun bahwa makan daging tidak baik bagi kesehatan atau moral" "Kejahatan moral dari kebiasaan makan daging tidak kurang bahayanya dibanding penyakit fisik. Makan daging berbahaya bagi kesehatan, mempengaruhi tubuh, memiliki efek pada pikiran dan jiwa" Tulisan aslinya: "Present truth lies in the work of health reform as verily as in other features of gospel work." 6T 327 "The health reform is an ...

Hanya Yesus Kristus yang mampukan saya taat pada hukum Allah, 'gak ada yg lain yg bisa?

Oleh pengorbanan Anak Allah, Yesus Kristus, sebuah jalan terbuka di mana saya dapat kembali kepada Allah. Melalui kasih karunia Kristus saja, saya dapat dimampukan untuk taat pada hukum Bapa ? Melalui kasih karunia Kristus saya akan hidup dalam ketaatan pada hukum Allah yang ditulis di hati saya. Memiliki Roh Kristus, saya akan berjalan seperti Kristus berjalan ? Hukum Allah sudah ada sebelum penciptaan manusia kalau tidak Adam tidak bisa berdosa. Setelah pelanggaran Adam asas-asas hukum tidak diubah, tetapi secara pasti diatur dan diekspresikan untuk menemui manusia dalam kondisi kejatuhannya.  Kristus, dalam berunding dengan Bapa-Nya, menetapkan sistem persembahan korban: bahwa kematian, alih-alih datang ke si pelanggar, namun dialihkan kepada korban yang seharusnya menggambarkan persembahan yang besar dan sempurna dari Anak Allah.  Melalui godaan2 Setan, seluruh umat manusia telah menjadi pelanggar hukum Allah, tetapi oleh pengorbanan Anak-Nya sebuah jalan terbuka di mana m...

Ukuran kasih Allah adalah Kristus, Anak Allah, satu-satunya, yang DIA kurbankan bagi saya yang hanyalah debu tanah

Hukum Allah, kekal, kasih, karakterNYA, kudus, adil, baik, ekspresi pikiran dan kehendakNYA ? Mengubah hukum Allah = menyangkal Allah ? Saya siap menerima sang Penghibur; saya membuka pintu hati dan mengundang Juruselamat masuk ? Semoga roh Kristus, kasih Allah, menghibur hati saya, mengusir kegelapan, menyingkirkan kekuatan tipu musuh, masuk ke dalam jiwa saya, agar saya dapat duduk bersama di tempat-tempat surgawi bersama Kristus Yesus ? Kasih adalah atribut surgawi. Hati saya tidak dapat menghasilkannya. Tumbuhan surgawi ini hanya tumbuh di tempat Kristus berkuasa dalam hidup saya ? sudahkah Kristus Terutama & Pertama dalam hidup saya sekarang, jika belum maka sesungguhnya saya belum punya kasih yang ori ? Hukum Allah, pada hakikatnya, tidak berubah. Itu adalah wahyu dari kehendak dan karakter Pengarangnya.  Allah adalah kasih, dan hukum-Nya adalah kasih.  Dua prinsip besarnya adalah kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia.  “Kasih adalah pemenuhan hukum.” Roma...