Skip to main content

Saya dapat mencintai sesama manusia saat saya mengasihi Allah, yang adalah pusat pemujaan saya, serta tinggal di dalam Kristus, melalui menerima terus-menerus Roh-Nya, karena Kristus dan Bapa adalah Satu ?

Kita dapat mencintai sesama seperti diri kita sendiri hanya seperti kita sangat mencintai Allah. 

Kasih Allah akan menghasilkan buah dalam kasih kepada sesama kita. 

Banyak yang berpikir bahwa tidak mungkin mencintai sesama seperti diri kita sendiri, tetapi itu adalah satu-satunya buah asli Kekristenan. 

Kasih kepada orang lain adalah mengenakan Tuhan Yesus Kristus; itu berjalan dan bekerja dengan dunia tak terlihat dalam pandangan. 

Karena itu, kita harus terus memandang kepada Yesus, Pengarang dan Penyempurna iman kita. — The Review and Herald, 26 Juni 1894. {WM 49.2}

Jika engkau tinggal di dalam Kristus, engkau akan menghasilkan banyak buah. Tetapi seperti ranting tidak dapat menghasilkan buah dengan sendirinya, kecuali ia tinggal di dalam pokok anggur, 

"Kamu adalah sahabat-Ku," kata Kristus, "jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu." [Yohanes 15:14.] {CTBH 94.2}

Agama Yesus Kristus adalah kasih. Ketaatan adalah tanda kasih sejati. Kristus dan Bapa adalah Satu, dan mereka yang dalam kebenaran menerima Kristus, akan mengasihi Allah sebagai pusat pemujaan mereka yang agung, dan juga akan saling mengasihi. {BEcho 17 Juni 1901, par. 9}

“Tinggallah di dalam Aku, dan Aku di dalam kamu.” Tinggal di dalam Kristus berarti menerima terus-menerus Roh-Nya, hidup berserah diri tanpa pamrih untuk pelayanan-Nya.

Tulisan aslinya :

We can love our neighbor as ourselves only as we love God supremely. The love of God will bear fruit in love to our neighbors. Many think that it is impossible to love our neighbor as ourselves, but it is the only genuine fruit of Christianity. Love to others is putting on the Lord Jesus Christ; it is walking and working with the invisible world in view. We are thus to keep looking unto Jesus, the Author and Finisher of our faith.—The Review and Herald, June 26, 1894. {WM 49.2}

If you abide in Christ, you will bear much fruit. But as the branch cannot bear fruit of itself, except it abide in the vine, “No more can ye,” says Christ, “except ye abide in me.” [John 15:14.] {CTBH 94.2}

The religion of Jesus Christ is love. Obedience is the sign of true love. Christ and the Father are one, and those who in truth receive Christ, will love God as the great centre of their adoration, and will also love one another. {BEcho June 17, 1901, par. 9}

“Abide in Me, and I in you.” Abiding in Christ means a constant receiving of His Spirit, a life of unreserved surrender to His service. {DA 676.2}


Comments

Popular posts from this blog

Apa TUHAN memaklumi/ toleran atas dosa yg saya perbuat?

Apa saya rasa biasa2 saja, maklum dan toleran dengan dosa yg saya buat? ( 'kan besok tinggal minta ampun, selesai deh.. urusannya ) Sesederhana itukah penyelesaian masalah dosa? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : Tuhan tidak mengirim pembawa pesanNya untuk menyanjung orang berdosa. Dia tidak memberikan pesan damai untuk menidurkan mereka yang tidak menjaga diri dari dosa. Dia meletakkan beban berat pada hati nurani si pelanggar, dan memanah jiwa mereka dengan panah-panah keyakinan. Malaikat yang melayani menyajikan kepadanya rasa takut akan penghakiman Allah untuk memperdalam rasa membutuhkan, dan mendorong seruan, “Apa yang harus saya lakukan untuk diselamatkan?” Kemudian Tangan yang telah merendahkan diri dalam debu, mengangkat orang yang menyesal. Suara yang telah menegur dosa, dan membuat malu kesombongan dan ambisi, bertanya dengan simpati lembut, "Apa yang akan Kulakukan kepadamu?" Tulisan aslinya : God does not send messengers to f...

Tantangan dari dalam gereja atau dari luar yang lebih mengerikan ?

Dalam pekerjaan TUHAN, tantangan terbesar ada di mana ? di dalam atau dari luar ? apakah saya masih kerap tidak percaya, ragu, cinta akan kegelapan ? apa saya sesungguhnya sedang mengundang malaikat jahat ? apa saya sedang menggolkan rencana Setan dalam hidup saya ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : Kita memiliki lebih banyak rasa takut dari dalam daripada dari luar. Hambatan bagi penguatan dan keberhasilan pelayanan jauh lebih besar dari gereja itu sendiri daripada dari dunia. Orang2 luar mengharapkan mereka yang mengaku mematuhi perintah-perintah Tuhan dan iman kepada Yesus Kristus, akan melakukan lebih dari yang lain untuk mempromosikan dan menghormati kebenaranNYA, dengan kehidupan yang konsisten, melalui teladan ilahi dan pengaruh aktif mereka, bagi yang mereka wakili. Tetapi sering para pendukung kebenaran justru terbukti jadi rintangan terbesar bagi kemajuannya! Ketidakpercayaan, keraguan, kegelapan yang masih dicintai, semua itu mendorong kehadiran malaikat-ma...

Adakah makanan yang bahaya bagi kesehatan & memicu kejahatan moral ?

Sdr/i, benarkah reformasi kesehatan terkait dengan hal menginjil ? benarkah reformasi kesehatan terkait dengan pekabaran utama  gereja advent yakni pekabaran tiga malaikat ? benarkah makan daging buruk bagi kesehatan ? memicu kejahatan moral ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : "Kebenaran masa kini terletak pada reformasi kesehatan, sama pentingnya dengan hal-hal penting terkait penginjilan" "Reformasi kesehatan adalah bagian penting dari pekabaran malaikat ketiga" "Inspirasi telah datang kepada saya selama bertahun-tahun bahwa makan daging tidak baik bagi kesehatan atau moral" "Kejahatan moral dari kebiasaan makan daging tidak kurang bahayanya dibanding penyakit fisik. Makan daging berbahaya bagi kesehatan, mempengaruhi tubuh, memiliki efek pada pikiran dan jiwa" Tulisan aslinya: "Present truth lies in the work of health reform as verily as in other features of gospel work." 6T 327 "The health reform is an ...