Skip to main content

Perjalanan religi Yudas vs Yohanes, saya cenderung yang mana ?

Yudas memiliki kesempatan berharga yang sama seperti halnya Yohanes untuk belajar dan meniru Sang Pola.

Dia mendengarkan pelajaran Kristus dan karakternya mungkin telah ditransformasi oleh rahmat ilahi.

Tetapi, sementara Yohanes dengan sungguh-sungguh berperang melawan kesalahannya sendiri dan berusaha untuk berasimilasi dengan Kristus,

Yudas melanggar hati nuraninya, menyerah pada pencobaan, dan mengunci dirinya sendiri pada kebiasaan-kebiasaan yg tidak jujur yang akan mentransformasikan dirinya menjadi citra Setan.

Kedua murid ini mewakili dunia Kristen.

Semua mengaku sebagai pengikut Kristus; tetapi sementara satu kelompok berjalan dalam kerendahan hati dan kelemahlembutan, belajar tentang Yesus,

kelompok yang lain menunjukkan bahwa mereka bukan pelaku firman, tetapi hanya pendengar.

Satu kelompok dikuduskan melalui kebenaran;

yang lain tidak tahu apa-apa tentang kekuatan transformasi rahmat ilahi.

Yang pertama mati setiap hari untuk diri sendiri, dan mengatasi dosa.

Yang lain memanjakan nafsu mereka sendiri, dan menjadi hamba Setan.

Tulisan aslinya :

Judas had the same precious opportunities as had John to study and to imitate the Pattern. He listened to the lessons of Christ, and his character might have been transformed by divine grace. But while John was earnestly warring against his own faults and seeking to assimilate to Christ, Judas was violating his conscience, yielding to temptation, and fastening upon himself habits of dishonesty that would transform him into the image of Satan. {SL 59.3}

These two disciples represent the Christian world. All profess to be Christ’s followers; but while one class walk in humility and meekness, learning of Jesus, the other show that they are not doers of the word, but hearers only. One class are sanctified through the truth; the other know nothing of the transforming power of divine grace. The former are daily dying to self, and are overcoming sin. The latter are indulging their own lusts, and becoming the servants of Satan. {SL 60.1}


Comments

Popular posts from this blog

Apa TUHAN memaklumi/ toleran atas dosa yg saya perbuat?

Apa saya rasa biasa2 saja, maklum dan toleran dengan dosa yg saya buat? ( 'kan besok tinggal minta ampun, selesai deh.. urusannya ) Sesederhana itukah penyelesaian masalah dosa? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : Tuhan tidak mengirim pembawa pesanNya untuk menyanjung orang berdosa. Dia tidak memberikan pesan damai untuk menidurkan mereka yang tidak menjaga diri dari dosa. Dia meletakkan beban berat pada hati nurani si pelanggar, dan memanah jiwa mereka dengan panah-panah keyakinan. Malaikat yang melayani menyajikan kepadanya rasa takut akan penghakiman Allah untuk memperdalam rasa membutuhkan, dan mendorong seruan, “Apa yang harus saya lakukan untuk diselamatkan?” Kemudian Tangan yang telah merendahkan diri dalam debu, mengangkat orang yang menyesal. Suara yang telah menegur dosa, dan membuat malu kesombongan dan ambisi, bertanya dengan simpati lembut, "Apa yang akan Kulakukan kepadamu?" Tulisan aslinya : God does not send messengers to f...

Tantangan dari dalam gereja atau dari luar yang lebih mengerikan ?

Dalam pekerjaan TUHAN, tantangan terbesar ada di mana ? di dalam atau dari luar ? apakah saya masih kerap tidak percaya, ragu, cinta akan kegelapan ? apa saya sesungguhnya sedang mengundang malaikat jahat ? apa saya sedang menggolkan rencana Setan dalam hidup saya ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : Kita memiliki lebih banyak rasa takut dari dalam daripada dari luar. Hambatan bagi penguatan dan keberhasilan pelayanan jauh lebih besar dari gereja itu sendiri daripada dari dunia. Orang2 luar mengharapkan mereka yang mengaku mematuhi perintah-perintah Tuhan dan iman kepada Yesus Kristus, akan melakukan lebih dari yang lain untuk mempromosikan dan menghormati kebenaranNYA, dengan kehidupan yang konsisten, melalui teladan ilahi dan pengaruh aktif mereka, bagi yang mereka wakili. Tetapi sering para pendukung kebenaran justru terbukti jadi rintangan terbesar bagi kemajuannya! Ketidakpercayaan, keraguan, kegelapan yang masih dicintai, semua itu mendorong kehadiran malaikat-ma...

Adakah makanan yang bahaya bagi kesehatan & memicu kejahatan moral ?

Sdr/i, benarkah reformasi kesehatan terkait dengan hal menginjil ? benarkah reformasi kesehatan terkait dengan pekabaran utama  gereja advent yakni pekabaran tiga malaikat ? benarkah makan daging buruk bagi kesehatan ? memicu kejahatan moral ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : "Kebenaran masa kini terletak pada reformasi kesehatan, sama pentingnya dengan hal-hal penting terkait penginjilan" "Reformasi kesehatan adalah bagian penting dari pekabaran malaikat ketiga" "Inspirasi telah datang kepada saya selama bertahun-tahun bahwa makan daging tidak baik bagi kesehatan atau moral" "Kejahatan moral dari kebiasaan makan daging tidak kurang bahayanya dibanding penyakit fisik. Makan daging berbahaya bagi kesehatan, mempengaruhi tubuh, memiliki efek pada pikiran dan jiwa" Tulisan aslinya: "Present truth lies in the work of health reform as verily as in other features of gospel work." 6T 327 "The health reform is an ...