Skip to main content

Tunda praktekkan kebenaran yg saya tahu bikin saya 'keras' hati (lalu 'hilang'?)

Tahukah saya bahaya menunda mempraktekkan kebenaran yang saya dengar, Setan diuntungkan saat saya menunda mengambil keputusan untuk melakukan kebenaran firman TUHAN yang saya dengar?

Saat saya menunda melakukan kebenaranNYA yang saya dengar, Setan akan segera 'mengeraskan' hati saya untuk akhirnya saya sama sekali tidak lakukan kebenaran yang saya sudah dengar (namun saya tunda untuk praktekkan itu)?

Apakah saya sedang mengulangi perbuatan para pemimpin2 agama di zaman Yesus Kristus dengan menutupi kebenaran yang saya tahu agar orang lain tidak tahu?


Kisah 26:28  Jawab Agripa: "Hampir-hampir saja kauyakinkan aku menjadi orang Kristen!"

Banyak orang dipertobatkan melalui pengajaran Paulus dan melalui menyaksikan mukjizat yang dia lakukan. Para raja dan gubernur terpesona oleh paparannya, dan sebagaimana semangat dan kuasa Roh Kudus, ia memberitakan Yesus dan menceritakan peristiwa-peristiwa menarik dari pengalamannya, keyakinan menguatkan kepada mereka bahwa Yesus adalah Anak Allah. 

Sementara beberapa orang bertanya-tanya dengan takjub ketika mereka mendengarkan Paulus, seorang berteriak, “Hampir kamu meyakinkan saya untuk menjadi orang Kristen.” 
Namun sebagian besar dari mereka yang mendengar berpikir bahwa di masa depan mereka akan mempertimbangkan apa yang telah mereka dengar. 

Setan mengambil keuntungan dari penundaan itu, dan, ketika mereka mengabaikan kesempatan ketika hati mereka melunak, itu selamanya hilang. Hati mereka menjadi keras. {EW 207.1}

Saya ditunjukkan pekerjaan Setan pada awalnya membutakan mata orang-orang Yahudi sehingga mereka tidak akan menerima Yesus sebagai Juruselamat mereka; dan selanjutnya dalam memimpin mereka, melalui iri hati karena pekerjaan-Nya yang perkasa, untuk menginginkan hidup-Nya. Setan memasuki salah satu pengikut Kristus sendiri dan menuntunnya untuk mengkhianati Dia ke tangan musuh-musuh-Nya, sehingga mereka dapat menyalibkan Tuhan kehidupan dan kemuliaan. {EW 208.1}

Setelah Yesus bangkit dari kematian, orang-orang Yahudi menambahkan dosa ke dalam dosa mereka ketika berusaha menyembunyikan fakta kebangkitan-Nya dengan mempekerjakan penjaga Romawi untuk bersaksi dusta. 

Tetapi kebangkitan Yesus dipastikan dua kali lipat dengan kebangkitan banyak saksi pada saat yang bersamaan. Setelah kebangkitan-Nya, Yesus menampakkan diri kepada para murid-Nya, dan di atas lima ratus sekaligus, sementara mereka yang dibesarkan-Nya menampakkan diri kepada banyak orang, menyatakan bahwa Yesus telah bangkit. {EW 208.2}

Setan telah menyebabkan orang-orang Yahudi memberontak melawan Allah dengan menolak menerima Anak-Nya, dan dengan menodai tangan mereka dengan darah-Nya yang paling berharga. 

Betapapun kuatnya bukti yang menyatakan Yesus adalah Anak Allah, Penebus dunia, mereka telah membunuh-Nya, dan tidak menerima bukti apa pun yang menguntungkan-Nya. 
Satu-satunya harapan dan penghiburan mereka, seperti harapan Setan setelah kejatuhannya, adalah upaya untuk menang melawan Anak Allah. 

Karena itu mereka melanjutkan pemberontakan mereka dengan menganiaya para murid Kristus, dan membunuh mereka {EW 208.3}

Tulisan aslinya :

 Many might be converted through the teaching of Paul and by witnessing the miracles he wrought. Kings and governors were charmed by his reasoning, and as with zeal and the power of the Holy Spirit he preached Jesus and related the interesting events of his experience, conviction fastened upon them that Jesus was the Son of God. While some wondered with amazement as they listened to Paul, one cried out, “Almost thou persuadest me to be a Christian.” Yet the most of those who heard thought that at some future time they would consider what they had heard. Satan took advantage of the delay, and, as they neglected the opportunity when their hearts were softened, it was forever lost. Their hearts became hardened. {EW 207.1}

I was shown the work of Satan in first blinding the eyes of the Jews so that they would not receive Jesus as their Saviour; and next in leading them, through envy because of His mighty works, to desire His life. Satan entered one of Christ’s own followers and led him on to betray Him into the hands of His enemies, that they might crucify the Lord of life and glory. {EW 208.1}

After Jesus arose from the dead, the Jews added sin to sin as they sought to hide the fact of His resurrection by hiring the Roman guard to testify to a falsehood. But the resurrection of Jesus was made doubly sure by the resurrection of a multitude of witnesses at the same time. After His resurrection, Jesus appeared to His disciples, and to above five hundred at once, while those whom He brought up with Him appeared unto many, declaring that Jesus had risen. {EW 208.2}

Satan had caused the Jews to rebel against God by refusing to receive His Son, and by staining their hands with His most precious blood. No matter how powerful the evidence now produced that Jesus was the Son of God, the Redeemer of the world, they had murdered Him, and would not receive any evidence in His favor. Their only hope and consolation, like that of Satan after his fall, was in trying to prevail against the Son of God. They therefore continued their rebellion by persecuting the disciples of Christ, and putting them to death EW 208.3}

Comments

Popular posts from this blog

Apa TUHAN memaklumi/ toleran atas dosa yg saya perbuat?

Apa saya rasa biasa2 saja, maklum dan toleran dengan dosa yg saya buat? ( 'kan besok tinggal minta ampun, selesai deh.. urusannya ) Sesederhana itukah penyelesaian masalah dosa? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : Tuhan tidak mengirim pembawa pesanNya untuk menyanjung orang berdosa. Dia tidak memberikan pesan damai untuk menidurkan mereka yang tidak menjaga diri dari dosa. Dia meletakkan beban berat pada hati nurani si pelanggar, dan memanah jiwa mereka dengan panah-panah keyakinan. Malaikat yang melayani menyajikan kepadanya rasa takut akan penghakiman Allah untuk memperdalam rasa membutuhkan, dan mendorong seruan, “Apa yang harus saya lakukan untuk diselamatkan?” Kemudian Tangan yang telah merendahkan diri dalam debu, mengangkat orang yang menyesal. Suara yang telah menegur dosa, dan membuat malu kesombongan dan ambisi, bertanya dengan simpati lembut, "Apa yang akan Kulakukan kepadamu?" Tulisan aslinya : God does not send messengers to f...

Sudah relakah saya melepaskan semua candu nikmat semu dosa mematikan hanya oleh bantuan roh Yesus Kristus yg kudus?

  *( TERIAK NYARING ROH NUBUAT YG 'IN-CONTEXT' DAN KONSISTEN, karena di zaman now "....Allah berbicara kepada orang advent melalui roh nubuat" CCh 12.6* : "It's all about Jesus Christ, the Son of GOD" - Pekabaran utk Kalangan Sendiri dgn Motto "'Freely ye have received, freely give', powered by Jesus Christ" ) Kunjungi kami di https://linktr.ee/AlkitabdanRohNubuat/ atau Belajar secara private via Zoom! Anda mau belajar 'menggali' kesaksian Yesus Kristus, roh nubuat, secara online & cuma2, agar tahu & paham apa rencana Allah bagi hidupmu ? jika mau, balas med-sos ini :) *Sudah relakah saya melepaskan semua candu nikmat semu dosa mematikan hanya oleh bantuan roh Yesus Kristus yg kudus?* _Masihkah ibadah sabat saya hanya sekadar bahan ejekan Setan kepada Yesus Kristus?_ _Tanpa Anak Tunggal Allah Bapa, Satu-satunya 'Allah yang kekal' 'Allah yang abadi', saya tidak dapat menaklukkan satu dosa pun atau mengata...

Saya dimampukanNya utk melepaskan segalanya bagiNya hanya dan hanya jika roh Yesus Kristus yg kudus tinggal & memerintah dlm hati dan hidup saya, setiap hari setiap saat

Hanya apabila Yesus Kristus tinggal berdiam dalam hati & hidup saya, setiap hari setiap saat, melalui roh Yesus Kristus yg kudus saya dimampukanNya membuang ilah mamon ketamakan dan ingin kekayaan serta ilah kemuliaan duniawi yg semuanya ini adalah idola mayoritas manusia duniawi Sudahkah saya makin kontras dengan dunia? atau saya makin 'compatible' dengannya? Masihkah ritual keagamaan saya hanyalah jadi bahan ejekan Setan kepada Yesus Kristus? "...Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus" Roma 8:9 saya tidak mampu hidup tanpa kehadiran Kristus dalam hati & hidup saya; karena kesempurnaan tabiat saya datang hanya melalui karunia kebenaran Kristus saja, 'gak ada yg lain, Melalui kasih karunia Yesus Kristus yakni roh Kristus, saya 'on going process' hidup kudus & suci melalui mengikis roh hanya untuk 'saya & keluarga saya' saja, serta bertarak & menyangkal diri, 'tools' dahsyat eliminasi cinta d...