Skip to main content

'Bos' dunia atau 'BOS' dunia & akhirat 'sih yang saya cinta & patuhi?

Apa saya masih lebih takut kepada manusia, lebih takut kepada 'bos' dunia saya, daripada lebih takut kepada 'Bos' dunia dan akhirat, Sang Pencipta?

Sudahkah saya meninggikan dan mengutamakan "Beginilah firman Tuhan" jauh di atas "beginilah firman gereja" atau "beginilah firman negara"?

Sudahkah saya menebus sikap 'pengecut' saya sama seperti yang Petrus berani lakukan demi TUHAN nya?

Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar." Kisah Para Rasul 4:19, 20. {CC 329.1}

Pada hari setelah penyembuhan orang yg cacat [Kisah Para Rasul 3], Hanas dan Kayafas bersama para petinggi bait suci lainnya, bertemu bersama untuk persidangan, dan para tahanan [Petrus dan Yohanes] dibawa ke hadapan mereka. 

Di ruangan itu dan di depan orang-orang itu pernah Petrus dengan malu-malu menyangkal Tuhannya. 

Ini terlintas dalam benak Petrus ketika dia muncul untuk persidangannya sendiri. Dia sekarang memiliki kesempatan untuk menebus sikap pengecutnya .... {CC 329.2}

Tetapi Petrus yang menyangkal Kristus pada saat-saat kebutuhan terbesar-Nya adalah impulsif dan percaya diri, sangat berbeda dari Petrus yang  sekarang dibawa ke hadapan Sanhedrin untuk diperiksa. 

Sejak kejatuhannya ia telah bertobat. Dia tidak lagi bangga dan sombong, tapi rendah hati dan tidak percaya pada diri sendiri lagi. Ia dipenuhi dengan Roh Kudus, dan dengan bantuan kuasa ini ia bertekad untuk menghilangkan noda kemurtadannya dengan menghormati Nama yang pernah ia tolak. {CC 329.3}

Prinsip di mana para murid sekarang berdiri tanpa rasa takut, adalah jawaban atas larangan berbicara dalam nama Yesus, mereka menyatakan, “Apakah benar di mata Allah untuk mendengarkan kamu lebih dari pada mendengarkan Allah, Hakim mu, ”adalah sama dengan yang dianut oleh para penganut Injil untuk dipertahankan pada zaman Reformasi .... {CC 329.4}

Prinsip ini kita miliki di zaman kita dengan kuat dipertahankan. Bendera kebenaran dan kebebasan beragama dipegang tinggi oleh para pendiri gereja Injil dan oleh saksi-saksi Allah selama berabad-abad yang telah berlalu sejak itu, telah , dalam konflik terakhir ini, dilakukan di tangan kita .... 

Kita harus menghargai pemerintah sebagai hasil pengangkatan Ilahi, dan mengajarkan kepatuhan kepada mereka sebagai tugas suci, dalam lingkungannya yang sah. 

Tetapi ketika perintah mereka bertentangan dengan perintah Tuhan, kita harus menaati Tuhan lebih daripada manusia. 

Firman Tuhan harus diakui di atas semua undang-undang manusia.  

"Beginilah firman Tuhan" tidak harus direndahkan oleh "beginilah firman gereja" atau "beginilah firman negara." 

Mahkota Kristus harus diangkat di atas mahkota penguasa dunia. {CC 329.5}

Tulisan aslinya :

But Peter and John answered and said unto them, Whether it be right in the sight of God to hearken unto you more than unto God, judge ye. For we cannot but speak the things which we have seen and heard. Acts 4:19, 20. {CC 329.1}

On the day following the healing of the cripple [Acts 3], Annas and Caiaphas, with the other dignitaries of the temple, met together for the trial, and the prisoners [Peter and John] were brought before them. In that very room and before some of those very men, Peter had shamefully denied his Lord. This came distinctly to his mind as he appeared for his own trial. He now had an opportunity of redeeming his cowardice.... {CC 329.2}

But the Peter who denied Christ in the hour of His greatest need was impulsive and self-confident, differing widely from the Peter who was brought before the Sanhedrin for examination. Since his fall he had been converted. He was no longer proud and boastful, but modest and self-distrustful. He was filled with the Holy Spirit, and by the help of this power he was resolved to remove the stain of his apostasy by honoring the name he had once disowned.42 {CC 329.3}

The principle for which the disciples stood so fearlessly when, in answer to the command not to speak any more in the name of Jesus, they declared, “Whether it be right in the sight of God to hearken unto you more than unto God, judge ye,” is the same that the adherents of the gospel struggled to maintain in the days of the Reformation.... {CC 329.4}

This principle we in our day are firmly to maintain. The banner of truth and religious liberty held aloft by the founders of the gospel church and by God’s witnesses during the centuries that have passed since then, has, in this last conflict, been committed to our hands.... We are to recognize human government as an ordinance of divine appointment, and teach obedience to it as a sacred duty, within its legitimate sphere. But when its claims conflict with the claims of God, we must obey God rather than men. God’s word must be recognized as above all human legislation. A “Thus saith the Lord” is not to be set aside for a “Thus saith the church” or a “Thus saith the state.” The crown of Christ is to be lifted above the diadems of earthly potentates.43 {CC 329.5}

Comments

Popular posts from this blog

Adakah makanan yang bahaya bagi kesehatan & memicu kejahatan moral ?

Sdr/i, benarkah reformasi kesehatan terkait dengan hal menginjil ? benarkah reformasi kesehatan terkait dengan pekabaran utama  gereja advent yakni pekabaran tiga malaikat ? benarkah makan daging buruk bagi kesehatan ? memicu kejahatan moral ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : "Kebenaran masa kini terletak pada reformasi kesehatan, sama pentingnya dengan hal-hal penting terkait penginjilan" "Reformasi kesehatan adalah bagian penting dari pekabaran malaikat ketiga" "Inspirasi telah datang kepada saya selama bertahun-tahun bahwa makan daging tidak baik bagi kesehatan atau moral" "Kejahatan moral dari kebiasaan makan daging tidak kurang bahayanya dibanding penyakit fisik. Makan daging berbahaya bagi kesehatan, mempengaruhi tubuh, memiliki efek pada pikiran dan jiwa" Tulisan aslinya: "Present truth lies in the work of health reform as verily as in other features of gospel work." 6T 327 "The health reform is an ...

Apa TUHAN memaklumi/ toleran atas dosa yg saya perbuat?

Apa saya rasa biasa2 saja, maklum dan toleran dengan dosa yg saya buat? ( 'kan besok tinggal minta ampun, selesai deh.. urusannya ) Sesederhana itukah penyelesaian masalah dosa? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : Tuhan tidak mengirim pembawa pesanNya untuk menyanjung orang berdosa. Dia tidak memberikan pesan damai untuk menidurkan mereka yang tidak menjaga diri dari dosa. Dia meletakkan beban berat pada hati nurani si pelanggar, dan memanah jiwa mereka dengan panah-panah keyakinan. Malaikat yang melayani menyajikan kepadanya rasa takut akan penghakiman Allah untuk memperdalam rasa membutuhkan, dan mendorong seruan, “Apa yang harus saya lakukan untuk diselamatkan?” Kemudian Tangan yang telah merendahkan diri dalam debu, mengangkat orang yang menyesal. Suara yang telah menegur dosa, dan membuat malu kesombongan dan ambisi, bertanya dengan simpati lembut, "Apa yang akan Kulakukan kepadamu?" Tulisan aslinya : God does not send messengers to f...

Yesus yang lain ? emangnya ada ? waduh.... jangan sampe salah 'nyembah nih...

Sadarkah kita Yesus mana yang kita khotbahkan ? roh mana yang kita undang ? injil siapa yang kita bawakan ? Jika kita tidak punya hubungan yang hidup dengan Yesus Kristus, kita sedang bersekutu dengan Yesus lain, roh lain dan injil yang lain pula ? Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan : “Karena jikalau ia yang datang mengkhotbahkan mengenai Yesus yang lain, yang tidak kami khotbahkan, atau jika kamu menerima roh yang lain, yang kamu belum terima, atau Injil lain, yang belum kamu terima, namun kamu mungkin akan menanggung dengannya. ... Karena mereka adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang mengubah diri mereka menjadi rasul-rasul Kristus. Dan tidak ada kuasa, karena Setan sendiri yang mengubah diri menjadi malaikat terang. Oleh karena itu tidak ada terang  jika para pelayannya juga mengubah diri sebagai pelayan kebenaran; yang ujungnya akan sesuai dengan pekerjaan mereka" Mari kita memandang hanya kepada Yesus Kristus, dan tidak berpaling dari Injil Kris...