Luk 11:34, 35 Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu. Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan.
Tahukah saya, Setan sdg menuntun mata dan pikiran saya kpd hal2 yg asusila melalui pertunjukan2 dan tontonan2 yg sudah membanjiri perhatian dan pikiran saya?
Ah.. ini 'mah udah biasa, ada yg lebih 'bohay'..., inikah pendapat saya? tahukah saya bius Setan ini sdg membinasakan saya?
Hati-hati menjaga mata yang melihat, dijauhkanlah dari binasa asusila
Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :
Segera setelah orang jahat menguasai orang-orang di bawah kendalinya, ada pameran karakter setan.
Orang-orang makan dan minum tanpa memikirkan Tuhan dan belas kasihan-Nya, tanpa memikirkan perlunya melawan iblis, yang memimpin mereka pada tindakan yang paling memalukan.
Roh yang sama dimanifestasikan pada hari raya Belsyazar yang asusila.
Ada kegembiraan dan tarian, kegembiraan dan nyanyian, dibawa kegilaan yang memperdayai indera; mengumbar kasih sayang yang tak terkendali dan bernafsu — semua ini bercampur dalam adegan2 yg memalukan.
Tuhan tidak dihormati; jemaahNya telah menjadi aib di mata orang-orang kafir.
Penghakiman akan jatuh pada orang banyak yang tergila-gila itu.
Tulisan aslinya :
As soon as the wicked one had the people under his control, there were exhibitions of a satanic character. The people ate and drank without a thought of God and His mercy, without a thought of the necessity of resisting the devil, who was leading them on to the most shameful deeds. The same spirit was manifested as at the sacrilegious feast of Belshazzar. There was glee and dancing, hilarity and singing, carried to an infatuation that beguiled the senses; then the indulgence in inordinate, lustful affections—all this mingled in that disgraceful scene. God had been dishonored; His people had become a shame in the sight of the heathen. Judgments were about to fall on that infatuated, besotted multitude. {TM 101.2}
Tahukah saya, Setan sdg menuntun mata dan pikiran saya kpd hal2 yg asusila melalui pertunjukan2 dan tontonan2 yg sudah membanjiri perhatian dan pikiran saya?
Ah.. ini 'mah udah biasa, ada yg lebih 'bohay'..., inikah pendapat saya? tahukah saya bius Setan ini sdg membinasakan saya?
Hati-hati menjaga mata yang melihat, dijauhkanlah dari binasa asusila
Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :
Segera setelah orang jahat menguasai orang-orang di bawah kendalinya, ada pameran karakter setan.
Orang-orang makan dan minum tanpa memikirkan Tuhan dan belas kasihan-Nya, tanpa memikirkan perlunya melawan iblis, yang memimpin mereka pada tindakan yang paling memalukan.
Roh yang sama dimanifestasikan pada hari raya Belsyazar yang asusila.
Ada kegembiraan dan tarian, kegembiraan dan nyanyian, dibawa kegilaan yang memperdayai indera; mengumbar kasih sayang yang tak terkendali dan bernafsu — semua ini bercampur dalam adegan2 yg memalukan.
Tuhan tidak dihormati; jemaahNya telah menjadi aib di mata orang-orang kafir.
Penghakiman akan jatuh pada orang banyak yang tergila-gila itu.
Tulisan aslinya :
As soon as the wicked one had the people under his control, there were exhibitions of a satanic character. The people ate and drank without a thought of God and His mercy, without a thought of the necessity of resisting the devil, who was leading them on to the most shameful deeds. The same spirit was manifested as at the sacrilegious feast of Belshazzar. There was glee and dancing, hilarity and singing, carried to an infatuation that beguiled the senses; then the indulgence in inordinate, lustful affections—all this mingled in that disgraceful scene. God had been dishonored; His people had become a shame in the sight of the heathen. Judgments were about to fall on that infatuated, besotted multitude. {TM 101.2}
Comments
Post a Comment