Terjemahan bebas roh nubuat :
Tuhan memiliki perselisihan dengan orang-orang yang mengakuiNYA di zaman akhir ini.
Dalam perselisihan ini, orang-orang yang punya posisi penting akan mengambil jalan yang berlawanan dengan yang pernah dilakukan oleh Nehemia.
Mereka tidak hanya mengabaikan dan meremehkan hari Sabat itu sendiri, tetapi mereka akan mencoba untuk menutupi dari orang lain dengan menguburnya di bawah sampah adat istiadat dan tradisi ajaran2 manusia.
Di gereja-gereja dan dalam pertemuan-pertemuan besar terbuka, para pemimpin agama akan mendesak orang-orang perlunya memelihara hari pertama dalam minggu (gantinya hari Sabat).
Bencana di laut dan darat, malapetaka meningkat, satu bencana menyusul kepada bencana yang lain; dan kelompok kecil pemelihara Sabat akan ditunjuk sebagai orang2 yang menyebabkan murka Allah ke atas dunia karena mereka mengabaikan hari Minggu (gantinya hari Sabat).
Tulisan aslinya :
The Lord has a controversy with his professed people in these last days.
In this controversy men in responsible positions will take a course directly opposite to that pursued by Nehemiah. They will not only ignore and despise the Sabbath themselves, but they will try to keep it from others by burying it beneath the rubbish of custom and tradition.
In churches and in large gatherings in the open air, ministers will urge upon the people the necessity of keeping the first day of the week.
There are calamities on sea and land: and these calamities will increase, one disaster following close upon another; and the little band of conscientious Sabbath-keepers will be pointed out as the ones who are bringing the wrath of God upon the world by their disregard of Sunday. {RH March 18, 1884, par. 8}
Tuhan memiliki perselisihan dengan orang-orang yang mengakuiNYA di zaman akhir ini.
Dalam perselisihan ini, orang-orang yang punya posisi penting akan mengambil jalan yang berlawanan dengan yang pernah dilakukan oleh Nehemia.
Mereka tidak hanya mengabaikan dan meremehkan hari Sabat itu sendiri, tetapi mereka akan mencoba untuk menutupi dari orang lain dengan menguburnya di bawah sampah adat istiadat dan tradisi ajaran2 manusia.
Di gereja-gereja dan dalam pertemuan-pertemuan besar terbuka, para pemimpin agama akan mendesak orang-orang perlunya memelihara hari pertama dalam minggu (gantinya hari Sabat).
Bencana di laut dan darat, malapetaka meningkat, satu bencana menyusul kepada bencana yang lain; dan kelompok kecil pemelihara Sabat akan ditunjuk sebagai orang2 yang menyebabkan murka Allah ke atas dunia karena mereka mengabaikan hari Minggu (gantinya hari Sabat).
Tulisan aslinya :
The Lord has a controversy with his professed people in these last days.
In this controversy men in responsible positions will take a course directly opposite to that pursued by Nehemiah. They will not only ignore and despise the Sabbath themselves, but they will try to keep it from others by burying it beneath the rubbish of custom and tradition.
In churches and in large gatherings in the open air, ministers will urge upon the people the necessity of keeping the first day of the week.
There are calamities on sea and land: and these calamities will increase, one disaster following close upon another; and the little band of conscientious Sabbath-keepers will be pointed out as the ones who are bringing the wrath of God upon the world by their disregard of Sunday. {RH March 18, 1884, par. 8}
Comments
Post a Comment