Lelucon, canda dan tawa yang mendukakan Roh Allah
Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :
Wanita yang mengaku saleh menyenangi lelucon, bercanda dan tertawa. Ini tidak pantas dan mendukakan Roh Allah. Hal seperti ini menunjukkan kurangnya penyempurnaan Kristen sejati. Mereka tidak memperkuat jiwa di dalam Tuhan, tetapi membawa kegelapan besar; mereka mengusir malaikat-malaikat surgawi yang murni dan halus, dan membawa mereka terlibat dalam kesalahan-kesalahan sampai ke tingkat yang rendah
Bergaul dalam masyarakat, dalam keluarga atau dalam hubungan apa pun yang kita tempatkan, baik terbatas atau lebih luas, ada banyak cara di mana kita dapat mengakui Tuhan kita dan banyak cara kita dapat menyangkal Dia. Kita dapat mengingkari Dia dalam kata-kata kita, dengan berbicara jahat terhadap orang lain, dengan berbicara bodoh, bercanda, dengan kata-kata kosong atau tidak baik, atau dengan berbicara bertentangan dengan kebenaran. Dalam kata-kata kita, kita dapat menunjukkan bahwa Kristus tidak ada dalam hidup kita.
Tulisan aslinya :
Women professing godliness indulge in much jesting, joking, and laughing. This is unbecoming and grieves the Spirit of God. These exhibitions reveal a lack of true Christian refinement. They do not strengthen the soul in God, but bring great darkness; they drive away the pure, refined, heavenly angels and bring those who engage in these wrongs down to a low level. {AH 332.2}
In our mingling in society, in families or in whatever relations of life we are placed, either limited or extended, there are many ways wherein we may acknowledge our Lord and many ways wherein we may deny Him. We may deny Him in our words, by speaking evil of others, by foolish talking, jesting and joking, by idle or unkind words, or by prevaricating, speaking contrary to truth. In our words we may confess that Christ is not in us. {CCh 81.2}
Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :
Wanita yang mengaku saleh menyenangi lelucon, bercanda dan tertawa. Ini tidak pantas dan mendukakan Roh Allah. Hal seperti ini menunjukkan kurangnya penyempurnaan Kristen sejati. Mereka tidak memperkuat jiwa di dalam Tuhan, tetapi membawa kegelapan besar; mereka mengusir malaikat-malaikat surgawi yang murni dan halus, dan membawa mereka terlibat dalam kesalahan-kesalahan sampai ke tingkat yang rendah
Bergaul dalam masyarakat, dalam keluarga atau dalam hubungan apa pun yang kita tempatkan, baik terbatas atau lebih luas, ada banyak cara di mana kita dapat mengakui Tuhan kita dan banyak cara kita dapat menyangkal Dia. Kita dapat mengingkari Dia dalam kata-kata kita, dengan berbicara jahat terhadap orang lain, dengan berbicara bodoh, bercanda, dengan kata-kata kosong atau tidak baik, atau dengan berbicara bertentangan dengan kebenaran. Dalam kata-kata kita, kita dapat menunjukkan bahwa Kristus tidak ada dalam hidup kita.
Tulisan aslinya :
Women professing godliness indulge in much jesting, joking, and laughing. This is unbecoming and grieves the Spirit of God. These exhibitions reveal a lack of true Christian refinement. They do not strengthen the soul in God, but bring great darkness; they drive away the pure, refined, heavenly angels and bring those who engage in these wrongs down to a low level. {AH 332.2}
In our mingling in society, in families or in whatever relations of life we are placed, either limited or extended, there are many ways wherein we may acknowledge our Lord and many ways wherein we may deny Him. We may deny Him in our words, by speaking evil of others, by foolish talking, jesting and joking, by idle or unkind words, or by prevaricating, speaking contrary to truth. In our words we may confess that Christ is not in us. {CCh 81.2}
Comments
Post a Comment