Sikap apa yang saya perkembangkan sebagai pendidik ? menjadi pendidikan sejati? atau memupuk ambisi pribadi, keserakahan akan kekuasaan?
Pendidikan apa yang saya taburkan pada anak didik saya sampai hari ini ? melayani seperti Yesus Kristus atau memupuk keegoisan diri yang merupakan akar dari semua kejahatan ? waduh..... ?
Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :
Pada saat seperti ini, tren pendidikan apa yang diberikan? motif apa di balik semua ini? Untuk kepentingan diri sendiri.
Sebagian besar pendidikan yang diberikan nyatanya menyimpang dari nama tersebut.
Dalam pendidikan sejati, ambisi pribadi, keserakahan akan kekuasaan, pengabaian hak-hak dan kebutuhan orang lain, jadi kutukan bagi dunia.
Rencana Tuhan bagi kehidupan memiliki tempat bagi setiap manusia. Masing-masing untuk meningkatkan bakatnya sepenuhnya; dan kesetiaan dalam melakukan ini, beri hak untuk menghormati orang lain.
Dalam rencana Tuhan tidak ada tempat untuk kepentingan ego diri sendiri. Mereka yang mengukur diri mereka sendiri, dan membandingkan diri mereka di antara mereka, tidaklah bijaksana.
2 Korintus 10:12. Apa pun yang kita lakukan harus dilakukan “sesuai kemampuan yang Tuhan berikan.” 1 Petrus 4:11. Itu harus dilakukan “dengan sungguh-sungguh, seperti kepada Tuhan, dan bukan untuk manusia; mengetahui bahwa dari Tuhan kamu akan menerima pahala dan warisan, karena kamu melayani Tuhan Yesus. ”Kolose 3:23, 24.
2 Korintus 10:12. Apa pun yang kita lakukan harus dilakukan “sesuai kemampuan yang Tuhan berikan.” 1 Petrus 4:11. Itu harus dilakukan “dengan sungguh-sungguh, seperti kepada Tuhan, dan bukan untuk manusia; mengetahui bahwa dari Tuhan kamu akan menerima pahala dan warisan, karena kamu melayani Tuhan Yesus. ”Kolose 3:23, 24.
Berharga dalam pelayanan yang dilakukan dan pendidikan yang diperoleh dalam melaksanakan prinsip-prinsip ini. Tapi betapa jauh berbeda dari pendidikan yang sekarang diberikan!
Sejak tahun-tahun awal anak, didorong sikap bersaing dan persaingan; hal ini memupuk keegoisan diri, akar dari semua kejahatan.
Anda mau berbagi tulisan2 roh nubuat utk saling menguatkan iman percaya ? mari bergabung di group wa amaran roh nubuat, klik link di bawah ini utk bergabung (group ini tdk melayani perdebatan tapi berbagi dan saling mendukung)
Tulisan aslinya :
At such a time as this, what is the trend of the education given? To what motive is appeal most often made? To self-seeking.
Much of the education given is a perversion of the name. In true education the selfish ambition, the greed for power, the disregard for the rights and needs of humanity, that are the curse of our world, find a counterinfluence. God’s plan of life has a place for every human being. Each is to improve his talents to the utmost; and faithfulness in doing this, be the gifts few or many, entitles one to honor. In God’s plan there is no place for selfish rivalry. Those who measure themselves by themselves, and compare themselves among themselves, are not wise. 2 Corinthians 10:12. Whatever we do is to be done “as of the ability which God giveth.” 1 Peter 4:11. It is to be done “heartily, as to the Lord, and not unto men; knowing that of the Lord ye shall receive the reward of the inheritance: for ye serve the Lord Christ.” Colossians 3:23, 24. Precious the service done and the education gained in carrying out these principles. But how widely different is much of the education now given! From the child’s earliest years it is an appeal to emulation and rivalry; it fosters selfishness, the root of all evil. {Ed 225.4}
Comments
Post a Comment