Skip to main content

Saya dimampukan melihat kemuliaan Allah hanya dan hanya melalui Yesus Kristus, Sang Firman, Anak Tunggal Allah, yg adalah satu dengan Bapa yang kekal,—satu dalam kodrat, karakter, dan tujuan,— Satu-satunya makhluk di seluruh alam semesta yang dapat masuk ke dalam semua rencana dan tujuan Allah

Image https://scripture-imagesdotus-east-1dotlinodeobjectsdotcom/images/kjv/layout_02_th/Exodus-33-18-KJV-And-he-said-I-beseech-thee-show-me-thy-I02033018-L02-THdotjpg

Tahukah saya, sejak kekekalan ada kesatuan yang utuh antara Allah Bapa dan Anak Allah, Yesus Kristus. Mereka adalah dua, namun hampir identik; dua dalam individualitas, namun satu dalam roh, dan hati, dan karakter ?

Yesus Kristus, satu-satunya kekuatan Allah dan hikmat Allah, satu-satunya jalan dan kebenaran dan hidup, satu-satunya media komunikasi antara Allah dan manusia, melalui kemahahadiran roh Kristus, representatif/ mewakili Dia di dunia ini, roh kebenaran, 'The Comforter', Pencipta & Penyempurna iman saya yg senantiasa hadir di sebelah kanan saya, yg adalah hidupnya Kristus, kasih karunianya Kristus, tinggal bersemayam & memerintah dlm hati & hidup saya, setiap hari setiap saat

[ Gali kebenaran alkitab & roh nubuat lebih dalam lagi hingga berhasil melihat 'big picture' kebenaran masa kini hasil sinkronisasi 'in context' seluruh keping2 temuan permata2 kebenaranNYA (dan masih banyak keping2 kebenaran berikut yg wajib digali, ditemukan & dihidupkan, bekal dunia & akhirat umatNYA yang sisa) klik https://linktr.ee/AlkitabdanRohNubuat ]

Kemuliaan Allah adalah karakter-Nya. {AG 322.2}

Kemuliaan Allah— karakterNya —kemudian dinyatakan: “Tuhan lewat di depannya, dan menyatakan, Tuhan, Tuhan Allah, penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kebaikan dan kebenaran, memelihara belas kasihan ribuan orang, mengampuni kesalahan dan pelanggaran dan dosa, dan itu sama sekali tidak akan membebaskan orang yang bersalah” (Keluaran 33:18, 19; 34:6, 7). {AG 322.2}

Dalam semua wahyu tentang kehadiran Ilahi ini, kemuliaan Allah dinyatakan melalui Kristus. Tidak sendirian pada kedatangan Juruselamat, tetapi melalui segala zaman setelah Kejatuhan dan janji penebusan, “Allah ada di dalam Kristus, mendamaikan dunia dengan diri-Nya” (2 Korintus 5:19). {AG 43.3}

Kristus Sang Firman, Anak Tunggal Allah, adalah satu dengan Bapa yang kekal,—satu dalam kodrat, karakter, dan tujuan,— Satu-satunya makhluk di seluruh alam semesta yang dapat masuk ke dalam semua rencana dan tujuan Allah.  {GC 493.1}

Sejak kekekalan ada kesatuan yang utuh antara Bapa dan Anak. Mereka adalah dua, namun hampir identik; dua dalam individualitas, namun satu dalam roh, dan hati, dan karakter. {YI 16 Desember 1897, par. 5}

The glory of God is His character. {AG 322.2}

The glory of God—His character—was then revealed: “The Lord passed by before him, and proclaimed, The Lord, The Lord God, merciful and gracious, longsuffering, and abundant in goodness and truth, keeping mercy for thousands, forgiving iniquity and transgression and sin, and that will by no means clear the guilty” (Exodus 33:18, 19; 34:6, 7). {AG 322.2}

In all these revelations of the divine presence, the glory of God was manifested through Christ. Not alone at the Saviour’s advent, but through all the ages after the Fall and the promise of redemption, “God was in Christ, reconciling the world unto himself” (2 Corinthians 5:19).{AG 43.3}

Christ the Word, the Only Begotten of God, was one with the eternal Father,—one in nature, in character, and in purpose,—the only being in all the universe that could enter into all the counsels and purposes of God. {GC 493.1}

From eternity there was a complete unity between the Father and the Son. They were two, yet little short of being identical; two in individuality, yet one in spirit, and heart, and character. {YI December 16, 1897, par. 5}

Comments